Studi Klinis Terapi Penggantian Testosteron Abstrak
Objektif : Kadar testosteron yang rendah pada pria berkaitan dengan diabetes tipe dua, viseral adiposa, dislipidemia, dan sindrom metabolik. Telah diamati efek terapi testosteron pada resistensi insulin dan kontrol glikemik pada pria dengan hipogonadisme yang mengalami diabetes tipe 2.
Design
Telah dilakukan studi silang
double blind dengan kontrol plasebo pada 24 pasien pria hipogonadisme dimana 10 dari pasien tersebut berusia lebih dari 30 tahun dan mengalami diabetes tipe dua.
Metode
Pasien diterapi dengan tetosteron 200 mg i.m (melalui otot) setiap dua minggu dan dengan plasebo selama 3 bulan.
Hasil
Terapi penggantian testosteron menurunkan resistensi insulin dan meningkatkan kontrol glukosa pada pria hipogonadisme dengan diabetes tipe dua. Peningkatan kontrol glukosa, resistensi insulin, dan kolesterol dapat menurunkan risiko kardiovaskuler.
European Journal of Endocrinology 154 899–906
Attachment :
TRT improve insulin resistance.pdf