Olahraga Baik untuk Tulang !
10 Sep 2008
Olahraga penting untuk terapi dan pencegahan osteoporosis. Tidak hanya meningkatkan kesehatan tulang, namun juga meningkatkan kekuatan otot, sistem koordinasi, dan keseimbangan, serta untuk kesehatan tubuh keseluruhan yang lebih baik.
Seperti otot, tulang juga merupakan jaringan hidup yang dapat menjadi lebih kuat dengan berolahraga. Wanita dan laki-laki muda yang melakukan olahraga teratur akan mendapatkan kepadatan massa tulang yang lebih bagus dibandingkan dengan yang tidak melakukan olahraga. Pada umumnya, puncak kepadatan massa tulang yaitu pada umur 30. Setelah lewat masa tersebut, tubuh mulai mengalami kehilangan kepadatan massa tulang.
Laki-laki dan perempuan berusia lebih dari 20 tahun dapat mencegah kehilangan massa tulang dengan berolahraga teratur. Olahraga sangat penting untuk orang dewasa dan pasien osteoporosis karena dapat memelihara kekuatan otot, sistem keseimbangan dan koordinasi yang dapat membantu mencegah keretakan atau patah tulang.
Olahraga yang baik untuk tulang adalah jenis olahraga yang memberi beban pada anggota badan. Olahraga tersebut meliputi angkat beban, berjalan, hiking, joging, menaiki tangga, tenis, dan dansa. Berenang dan bersepeda bukan cara terbaik untuk kesehatan tulang, namun jenis olahraga tersebut selain memelihara kekuatan otot juga memberi manfaat yang besar untuk kesehatan jantung.
Menurut dokter ahli bedah umum, olahraga yang baik adalah minimal 30 menit setiap hari. Jika Anda sudah lama tidak berolahraga dan mulai berolahraga kembali, maka akan merasakan kesakitan atau pegal pada otot. Namun rasa sakit tersebut akan berkurang dalam waktu kurang lebih 48 jam. Hentikan aktifitas fisik atau olahraga jika Anda merasakan nyeri atau rasa tidak nyaman pada kepala.
Jika Anda seorang pasien osteoporosis, konsultasikan pada dokter mengenai olahraga yang aman untuk Anda. Jika Anda memiliki kepadatan massa tulang yang rendah, hindari olahraga berat untuk mengurangi resiko patah / retak tulang.
Seperti diet kaya vitamin D dan kalsium, olahraga juga dapat membentuk kekuatan tulang pada berbagai tingkatan usia. Namun, olahraga yang tepat dan diet saja tidak cukup untuk mencegah kehilangan massa tulang. Faktor-faktor lain seperti kondisi medis, menopause, gaya hidup merokok, dan mengkonsumsi alkohol juga sangat berpengaruh terhadap kehilangan kepadatan massa tulang. Tes kepadatan mineral tulang sangat penting untuk mengathui kondisi kesehatan tulang Anda !
