Takut bercinta di usia senja ?
23 Dec 2008
Pada usia senja, beberapa orang masih ada yang menginginkan untuk melanjutkan aktifitasnya seperti saat masih muda, yaitu kepuasan saat melakukan hubungan seksual. Namun, proses aging menyebabkan perubahan-perubahan dalam hidup seseorang.
Apakah perubahan yang normal ?
Penuaan yang normal membawa perubahan fisik baik pada pria maupun wanita. Perubahan ini terkadang mempengaruhui kemampuan satu sama lain untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangannya. Beberapa wanita menikmati kehidupan seksnya hingga waktu tertentu. Setelah masa menopause atau histerektomi, mereka kemungkinan akan merasa ketakutan tidak dapat melakukan hubungan seksual.
Beberapa wanita ada yang berpikir bahwa rambutnya yang sudah memutih dan kerut yang menghiasi wajahnya tidak akan mengurangi kualitas seksual dengan pasangannya. Jika para wanita percaya bahwa setelah masa menopause mereka juga bisa melakukan hubungan seksual dengan baik, maka hal itu pun akan terwujud.
Pada usia senja, wanita akan mengalami perubahan pada vagina. Seiring dengan pertambahan usianya, vagina akan menyusut dan menyempit. Dinding vagina menjadi tidak licin dan mengeras. Perubahan ini bukan berarti para wanita tidak dapat menikmati hubungan seksualnya. Tidak adanya lubrikasi pada vagina dapat mempengaruhi kenikmatan sebuah hubungan seksual. Dengan lubrikan, maka para wanita tak perlu takut tidak dapat menikmati hubungan seksualnya.
Begitu pula dengan kaum pria. Dengan bertambahnya usia seorang pria, beberapa pria juga mengalami impotensi. Impoten merupakan ketidakmampuan seorang pria untuk melakukan ereksi, sehingga tidak cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual. Pada usia 65 tahun, sekitar 15 hingga 25% pria mengalami masalah seksual. Problem tersebut biasanya dialami oleh para pria yang menderita penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes, atau mengkonsumsi obat-obatan untuk terapi pengobatan dari penyakit-penyakit tersebut.
Foreplay yang lebih lama mungkin dibutuhkan seorang pria untuk ereksi agar mampu melakukan hubungan seksual. Konsultasi dengan andrologi juga sangat penting untuk mengetahui kadar hormon testosteron yang mengatur gairah seksual seorang pria.
Masihkah Anda takut berhubungan seksual di usia senja ?
