Ternyata, kepikunan bukan bagian dari penuaan. Jika Anda aktif menggunakan otak Anda dan mengkonsumsi makanan bergizi maka Anda akan terhindar dari masalah tersebut. Lakukan perubahan gaya hidup sederhana berikut ini yang diyakini dapat memelihara otak Anda agar tetap bekerja optimal pada usia 60 tahun bahkan lebih !
1.Konsumsi makanan bergizi seperti sayur mayur.
Menurut penelitian di Inggris, brokoli berkhasiat untuk menguatkan ingatan, sehingga sayuran itu digunakan untuk mencegah dan merawat penderita alzheimer (pikun). Peneliti dari Royal Pharmaceutical Society menyatakan bahwa brokoli dianggap memiliki sifat anti-acetylcholinesterase paling kuat. Dengan mengkonsumsi brokoli dalam jangka panjang, seseorang bisa mengurangi penurunan kadar acetylcholine di sistem saraf pusatnya. Artinya, brokoli juga dapat menjadi makanan alternatif bagi orang-orang yang tidak ingin pikun pada masa tuanya.
2.Konsumsi makanan kaya omega-3 seperti tengiri, bawal, dan tuna. (hindari ikan kaya omega-3 yang terkontaminasi merkuri).
Apel mengandung antioksidan quercetin yang baik untuk mencegah alzheimer.
3.Hindari merkuri dalam tubuh Anda. Bahan penambal gigi amalgam, hingga saat ini masih dianggap kontroversi karena mengandung elemen merkuri. Kandungan merkuri tersebut dapat mengakibatkan penyakit kronis, gangguan sistem imun, cacat lahir, gangguan mental, dan penyakit degeneratif saraf seperti alzheimer. Para peneliti menyatakan bahwa amalgam melepaskan merkuri ke dalam mulut. Dokter gigi menggunakan amalgam karena tahan lama, murah, dan mudah digunakan, karena bahan porselin jauh lebih mahal.
4.Hindari alumunium, seperti anti perspirant, peralatan masak, dll. Bahan aktif untuk mengurangi produksi keringat yang umumnya terdapat dalam deodoran adalah alumunium klorohidrat yang merupakan salah satu jennis senyawa neurotoksik (racun syaraf). Hal inilah yang menyebabkan alumunium klorohidrat sering dihubungkan dengan penyakit Alzheimer.v “Bahan aluminium atau tempat masakan dengan lapisan teflon bisa menimbulkan risiko penurunan kognitif otak,” demikian kata Gerard Simon, dokter dan psikiater di Rumah Sakit Jiwa Grogol, Jakarta. Rumah sakit yang membuka terapi alzheimer umumnya menggunakan alat masak dan mengolah makanan yang terbuat dari tembikar atau kayu.
5.Olahraga selama 3-5 jam seminggu. Sebuah penelitian menyatakan bahwa risiko alzheimer empat kali lebih besar terjadi pada seseorang yang kurang aktif selama waktu luangnya.
6.Konsumsi blueberry yang mengandung antosianin tinggi dan antioksidan yang diyakini dapat mencegah alzheimer dan penyakit degenatif saraf yang lain.
7.Ubah pikiran Anda setiap hari. Stimulasi mental seperti travelling atau melakukan perjalanan, mempelajari alat musik, atau bermain puzzle dipercaya dapat menurunkan risiko alzheimer. Para peneliti meyakini bahwa perubahan mental yang baik dapat membantu membangun otak Anda dan melawan penurunan kemampuan berpikir serta mencegah alzheimer.
8.Lakukan beberapa tes di rumah sakit, seperti tes Mini Mental State Examination (MMSE) dan tes Neuro Imaging dengan bantuan alat CT Scan dan magnetic resonance imaging (MRI).