qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
Home | Sitemap | FAQ Search :
Member Select
User ID
Password
Cegah Stress Oksidatif dengan Antioksidan Alami
26 Sep 2008

Laboratorium Isocell, Paris mengumumkan hasil studi terbaru menggunakan suplemen eksklusif yaitu GliSODin yang termuat dalam jurnal European Annals of Allergy and Clinical Immunology vol 39 (2), 2007. Pemberian suplemen GliSODin yang dikombinasi dengan perubahan gaya hidup dan makanan bergizi secara bermakna menghambat perkembangan faktor risiko kardiovaskular dibandingkan perubahan gaya hidup dan diet tanpa suplementasi dengan GliSODin. Para paneliti di National Association of Preventive Medicine (ANPM) di Paris, menunjukkan efek pencegahan GliSODin pada tahap preklinis penyakit yaitu sebelum penyakit menampakkan gejala.

Telah dilakukan penelitian selama dua tahun terhadap orang dewasa berusia 40 - 46 tahun dengan faktor risiko tinggi terhadap penyakit kardiovaskular dan memiliki faktor risiko terhadap gangguan metabolisme. Parameter penelitian meliputi indeks massa tubuh/body mass index (BMI), tekanan darah, status antioksidan, ketebalan dinding pembuluh darah (Intima Media Thickness/IMT) dari pembuluh arteri karotid, yaitu pembuluh darah arteri yang terdapat di leher.

Stres oksidatif merupakan faktor risiko yang telah diketahui menyebabkan inflamasi atau peradangan dan penyakit kardiovaskular. Stress oksidatif terjadi karena ketidakmampuan antioksidan untuk mengatasi oksidan atau radikal bebas yang berlebihan. Pengukuran ketebalan dinding pembuluh darah dengan menggunakan Ultrasound-B Imaging yang diakui secara internasional sebagai metode deteksi awal kerusakan arteri.

Menurut Francois Vix, Presiden Isocell, produsen GliSODin, studi ini sangat menarik karena menunjukkan bahwa perubahan diet dan gaya hidup dapat berpengaruh pada faktor risiko, namun tidak dapat mengurangi peradangan ataupun melindungi kardiovaskular. Hal ini menunjukkan bahwa sekali terjadi, proses inflamasi akan terus berlanjut. Lebih lanjut Vix mengatakan, “Pemberian GliSODin secara nyata dapat membantu menghambat inflamasi dan berpengaruh positif dalam menurunkan kerusakan sel yang sebelumnya.

Berdasar penelitian tersebut, kelompok kontrol mengalami sedikit penebalan yang signifikan atau bermakna pada dinding pembuluh darah yang menunjukkan adanya inflamasi dan tidak menunjukkan perbaikan status antioksidan dalam periode 2 tahun. Sedangkan kelompok GliSODin menunjukkan perbaikan signifikan pada status antioksidan melalui penurunan kadar Malonilaldehid (MDA) yang merupakan parameter oksidasi lipid/lemak dan terjadi peningkatan serum Superoxide Dismutase serta Gluthatione Peroksidase. Kelompok GliSODin menunjukkan penurunan signifikan pada akhir tahun kedua (p<0,001).

Penelitian klinis secara acak ganda dengan kontrol plasebo yang dipublikasikan dalam Free Radical Research pada September 2004 menunjukkan bahwa suplementasi GliSODin melindungi DNA sel dari kerusakan akibat stress oksidatif. GliSODin adalah satu-satunya suplemen yang menunjukkan manfaat perlindungan terhadap stress oksidatif.

Studi pada manusia dan studi laboratorium yang telah dipublikasikan sebelumnya menunjukkan bahwa efektifitas GliSODin melindungi sel terhadap stress oksidatif adalah dengan mengaktifkan produksi antioksidan alami tubuh kita sendiri yaitu SOD, Katalase, dan Gluthatione Peroksidase.

 
 
 
Apakah tampilan website menarik ?
Menarik
Kadang-kadang
Tidak menarik

View result
Copyright © 2008 by QVida. All Rights reserved     Disclaimer