SOD, Kemoterapi dan Radiasi
25 Nov 2008
Adriamycin adalah obat dengan potensi yang kuat yang digunakan untuk kemoterapi konvensional. Beberapa studi menunjukkan bahwa SOD tidak hanya menghambat perkembangan tumor, namun bekerja lebih baik jika dikombinasikan dengan adriamycin. SOD meningkatkan efektifitas adriamicyn. Para penelliti menganjurkan bahwa dengan mengkombinasikan adriamycin dengan SOD, maka terapi penghambat tumor yang tepat dapat dicapai.
Pada terapi kanker kandung kemih dengan radiasi akan menimbulkan kondisi kerusakan seperti cystitis, nyeri peradangan, yang tak hanya dirasakan pada jaringan kanker namun juga pada jarinbgan yang sehat. SOD dapat mencegah kerusakan karena radiasi. Pada studi yang dilakukan pada 448 pasien kanker kandung kemih dengan terapi radiasi, peneliti mengatakan bahwa terjadi penurunan kasus cystitis terhadap pasien yang diterapi dengan SOD. Penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok pasien yang mengkonsumsi SOD signifikan terjadi penurunan terhadap kerusakan seluler dalam lapisan kulit yang lebih dalam. Penelitian menyimpulkan bahwa terapi kombinasi terapi radiasi dan SOD tidak hanya mencegah kerusakan terhadap radiasi, namun juga mencegah efek samping dari terapi radiasi.
OK432 adalah komponen anti-tumor yang digunakan pada terapi kanker secara konvensional. Pada studi yang dipublikasikan di International Journal of Cancer, para peneliti menemukan bahwa sel darah putih diterapi dengan OK432 dan produksi SOD oleh tubuh meningkat. Studi ini menunjukkan sebuah teori bahwa SOD berperan penting sebagai pelindung tubuh terhadap adanya invasi dan penyebaran kanker dalam sel darah putih yang akan meningkatkan aksi dari obat-obat anti kanker.
