qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
Home | Sitemap | FAQ Search :
Member Select
User ID
Password
Apa yang Junk Food Lakukan terhadap Otak Anda?
2 Dec 2008

“Anda adalah apa yang Anda makan”. Pernyataan tersebut akan segera Anda rasakan sesaat setelah mengkonsumsi junk food atau makanan yang tidak sehat dan memiliki sedikit kandungan nutrisi. Junk food mengandung jumlah lemak yang besar. Anda akan mengalami cepat lelah, mood Anda akan tenggelam, otak serasa berkabut, dan Anda akan merasa cepat lapar. Makanan sampah yang lezat itu akan mendekatkan Anda kepada rasa sakit dan penyakit.

Anda akan mendapatkan sensasi yang kuat di dalam mulut Anda. Taukah Anda bahwa hal itu adalah sebuah pertanda bahwa Anda telah membahayakan tubuh Anda. Waspadalah terhadap sinyal dan petunjuk yang diberikan oleh tubuh Anda, khususnya setelah Anda mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.

Junk food yang Anda makan kaya akan kandungan gula dan lemak jahat (lemak jenuh), yang akan merusak kemampuan otak Anda untuk “mendengar” sinyal biokimia yang memberitahukan untuk menghentikan makan dan menyimpan lemak. Itulah mengapa saat ini jumlah orang yang mengalami obesitas semakin meningkat.

Sinyal ini datang dari hormon insulin dan leptin yang berperan mengontrol metabolisme tubuh Anda. Insulin bekerja pada tingkat seluler bertugas memberitahukan kepada sebagian besar sel tubuh Anda apakah gula dan lemak akan dibakar atau disimpan, dan sumber energi tersebut akan digunakan untuk untuk pengaturan, perbaikan, atau reproduksi. Leptin juga akan mengirimkan sinyal yang mengurangi rasa lapar, meningkatkan pembakaran lemak dan penurunan penyimpanan lemak.

Masihkah Anda akan terus mengkonsumsi junk food ???
 

 
Apakah tampilan website menarik ?
Menarik
Kadang-kadang
Tidak menarik

View result
Copyright © 2008 by QVida. All Rights reserved     Disclaimer