Vitamin K Memperlambat Resistensi Insulin pada Pria Lanjut
9 Dec 2008
Resistensi insulin, merupakan sebuah parameter diabetes, terjadi jika tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik. Akibatnya, glukosa akan terus berada dalam pembuluh darah. Kelebihan berat badan dan obesitas memiliki risiko lebih tinggi mengalami resistensi insulin, karena kelebihan lemak dapat mengganggu fungsi insulin.
Studi selama tiga tahun yang dilakukan oleh peneliti the Jean Mayer Human Nutrition Research Center on Aging di Tufts University di Boston, menggunakan subjek uji 355 pasien pria dan wanita non diabetes berusia 60-80 tahun. Satu kelompok mengkonsumsi multivitamin yang mengandung 500 mikrogram vitamin K (5 kali berdasarkan jumlah yang direkomendasikan), dan vitamin D serta kalsium. Kelompok yang lain (kontrol) tidak mengkonsumsi suplemen vitamin K namun mendapatkan suplemen vitamin D dan kalsium. Kedua kelompok mendapatkan makanan dengan diet normal.
Pada akhir studi, pria yang mengkonsumsi vitamin K mengalami perbaikan terhadap resistensi insulin dan memiliki jumlah insulin dalam darah yang lebih rendah daripada kelompok kontrol. Studi yang dipublikasikan pada November 2008 merupakan pokok masalah pada jurnal Diabetes Care.
“Pria yang mendapatkan suplemen vitamin K mempunyai sedikit kemunduran pada resistensi insulin, ditunjukkan pada akhir studi klinis. Sebaliknya, kami melihat kemunduran resistensi insulin pada wanita yang mendapatkan suplemen vitamin K, dan pada pria ataupun wanita yang tidak mendapatkan suplemen vitamin K, “ demikian kata Sarah Booth peneliti senior dan direktur pusat penelitian laboratorium vitamin K.
Berat badan mungkin menjelaskan mengapa suplemen vitamin K tidak terlihat memperbaiki resistensi insulin pada wanita lanjut usia.
“Pada studi ini, terdapat prevalensi yang lebih tinggi terhadap wanita yang kelebihan berat badan ataupun obesitas pada kelompok suplementasi vitamin K, dibandingkan dengan kelompok suplementasi pria,” kata Booth. “Vitamin K disimpan pada jaringan lemak. Jika terjadi produksi lemak yang berlebihan, vitamin K tidak akan siap segera tersedia dalam sel-sel yang dibutuhkan untuk proses glukosa.
Jumlah vitamin K yang terkandung dalam suplemen yang digunakan dalam studi adalah yang direkomendasikan untuk diet sehat, demikian kata peneliti. Brokoli, sayuran berdaun hijau dan gelap seperti bayam merupakan sumber vitamin K yang bagus.
