qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
Home | Sitemap | FAQ Search :
Member Select
User ID
Password
Berapa Dosis Vitamin C yang Kita Butuhkan ?
27 Jan 2009

Anda merasa kelelahan? perlu diwaspadai kondisi tersebut adalah gejala awal kurangnya vitamin C. Akibat lain kekurangan asupan vitamin C adalah scorbut (sariawan), gusi berdarah, luka susah sembuh, dll. Kekurangan vitamin C juga dapat menyebabkan anemia, karena sifat antioksidan adalah mampu menstabilisasi asam folat (salah satu komponen pembentuk darah).

Saat ini di pasaran telah beredar berbagai suplemen vitamin C dalam berbagai dosis. Hal ini menimbulkan pertanyaan, sebenarnya berapa dosis vitamin C yang dibutuhkan tubuh?

Dosis vitamin C yang dianjurkan sebenarnya tidaklah besar. Badan Makanan dan Nutrisi Amerika Serikat (U.S. Food and Nutrition Board of the Institute of Medicine) merekomendasikan asupan vitamin C bagi pria > 18 tahun adalah 90 mg/hari, wanita >18 tahun yaitu 75 mg/hari, wanita hamil adalah 85 mg/hari, dan wanita menyusui sebanyak 120 mg/hari. Perokok membutuhkan tambahan asupan vitamin C sebesar 35 mg/hari dari dosis yang dianjurkan untuk setiap kelompok usia. Vitamin C yang dibutuhkan lansia yaitu dalam jumlah yang sama untuk dosis dewasa.

Perokok membutuhkan asupan lebih karena proses metabolisme vitamin C pada perokok 50% lebih cepat daripada yang tidak merokok. Pada kondisi tertentu seperti stres, termasuk kondisi stress oksidatif (misalnya penyakit jantung dan diabetes), kebutuhan vitamin C juga meningkat. Namun, secara umum dosis yang disarankan dan dianggap cukup adalah 180-270 mg/hari.

Vitamin C merupakan senyawa yang larut air sehingga konsumsi yang berlebihan tidak dapat disimpan oleh tubuh dan akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urin. Proses pengeluaran vitamin C sisa yang tidak terpakai oleh tubuh merupakan proses detoksifikasi, yang berarti membenani kerja organ hati dan ginjal. Selain itu, vitamin C bersifat asam, dalam jumlah tinggi kemungkinan akan mengubah kadar keasaman cairan tubuh sehingga dapat mengganggu proses metabolisme tubuh.

Vitamin C sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan tetapi secukupnya saja dan dilakukan setiap hari. Dari banyak penelitian yang ada, konsumsi vitamin C dalam dosis tinggi hanya efektif untuk jangka pendek dan pada kondisi tubuh sangat kekurangan vitamin C atau kurang sehat. Jadi, lebih banyak bukan selalu berarti lebih baik.

 

Apakah tampilan website menarik ?
Menarik
Kadang-kadang
Tidak menarik

View result
Copyright © 2008 by QVida. All Rights reserved     Disclaimer