qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
Home | Sitemap | FAQ Search :
Member Select
User ID
Password
Makanan untuk Jantung Sehat
12 Feb 2009

Tentu saja, makanan belum terbukti dapat mengambil alih seluruh upaya pengobatan sakit jantung. Namun setidaknya bisa diandalkan sebagai bagian dari sarana pengobatan guna menekan keparahannya, bukan semata-mata sebagai makanan diet bagi penderita. Oleh karena itu, makanan berkhasiat obat berikut hendaknya diberikan lebih sering.

Buah-buahan dan sayuran kaya senyawa flavonoid, khususnya kuersetin, mampu mencegah pelengketan sel darah merah dan kerusakan kolesterol baik LDL. Serangan jantung akut, yang sering membawa kematian, merupakan akibat dari penyumbatan pembuluh koroner oleh gumpalan darah pekat dan terbatasnya kolesterol baik HDL. Nah, asupan flavonoid mampu mengencerkan kembali darah pekat tersebut dan menjaga kadar normal kolesterol baik HDL.

Dibandingkan Jepang, jumlah pengidap gangguan jantung koroner di Finlandia mencapai lima kalinya. Sejumlah penelitian menyimpulkan perbedaan mencolok tersebut dikarenakan perbedaan konsumsi makanan mengandung flavonoid. Penduduk Finlandia hanya mengkonsumsi flavonoid 3 - 9 mg per hari, sedangkan konsumsi flavonoid masyarakat Jepang rata-rata 68 mg sehari.

Selain teh, sumber utama flavonoid di antaranya apel, anggur terutama jenis anggur merah, jeruk, brokoli, seledri, buncis, wortel, bawang merah, bawang putih, bawang bombai, dan daun bawang. Sayuran daun hijau yang sering kita anggap sepele juga kaya flavonoid, seperti daun kacang panjang, daun pepaya, daun singkong, dan daun ubi jalar. Tingginya konsumsi flavonoid masyarakat Jepang terutama karena mereka rajin minum teh, 5 - 10 cangkir per hari.

Konsumsi ikan sedikitnya 250 g (daging ikan) seminggu dapat memangkas separuh risiko mendapatkan serangan stroke dan jantung. Ikan laut yang banyak mengandung lemak antara lain Salmon, Sarden, dan  Makarel. Namun Ikan Mas, Bandeng, dan ikan air tawar/payau lainnya yang kaya lemak juga cukup bisa diandalkan. Lemak ikan dapat meningkatkan kadar kolesterol baik HDL, melonggarkan penyempitan pembuluh arteri, dan menormalkan detak jantung tak teratur yang sering menimbulkan kematian mendadak. Ikan disarankan dimasak tanpa menggunakan minyak goreng, agar komposisi lemak ikan tidak rusak misalnya dimasak pepes, sup, atau kukus.


Sumber : Wied Harry Apriadji (Penulis adalah penulis bidang gizi, pangan & kuliner. Perancangan menu diet & umum. Pemotretan makanan, minuman & produk pangan)
Apakah tampilan website menarik ?
Menarik
Kadang-kadang
Tidak menarik

View result
Copyright © 2008 by QVida. All Rights reserved     Disclaimer