Terapi Hormon Memberi Harapan Baru
15 Jun 2009
Proses penuaan terjadi pada saat produksi hormon tertentu di dalam tubuh semakin menurun, begitu kata Dr. Erwin Peetosutam, SpP, ketua Perkumpulan Awet Sehat Indonesia (PASTI). Hampir seluruh sistem tubuh di dalam tubuh manusia diatur oleh hormon. Beberapa yang memiliki peran penting dalam proses penuaan adalah Human Growth Hormone (HGH), Testosterone, DHEA, melantonin, dan estrogen. Hormon-hormon tersebut memberikan kenyamanan, kenikmatan hidup, membantu proses kognitif atau kemampuan berpikir, menjaga stamina,hingga mengatur libido.
Terapi penggantian hormon sudah berlangsung sejak lama. Sejak dunia kedokteran membuka diri terhadap ilmu anti aging medicine, terapi penggantian hormon mengalami kemajuan yang amat pesat. Hormon yang digunakan bukan lagi hormon sintetik, namun bioidentical hormon, yaitu hormon yang mirip dengan hormon alami dan jauh lebih aman digunakan.
Apa saja yang dijanjikan dengan terapi hormon ? Hormon sangat membantu menunda usia biologis seseorang. Terapi hormon, dapat membantu menghilangkan timbunan lemak di perut, meningkatkan tenaga dan kapasitas latihan, meningkatkan gairah seksual, menguatkan tulang, memperbaiki profil kolesterol, dan meningkatkan daya ingat. Itu yang dilakukan oleh kerja hormon testosteron.
Sebelum melakukan terapi hormon, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari praktisi yang tepat. Misalnya untuk terapi hormon testosteron. Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti penurunan kemampuan seksual, menurunnya gairah seksual, lemah, letih, lesu, menurunnya masa otot, maka Anda dapat berkonsultasi dengan dokter ahli seksologi atau androlog. Anda akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan hormon tetsosteron. Jika hasilnya di bawah 12 nmol, bisa jadi Anda direkomendasikan untuk melakukan terapi hormon, yaitu dengan terapi hormon testosteron. Bangkitkan kembali hidup dan gairah Anda dengan testosteron. Berani coba ? Siapa takut !
