Bercerai Memicu Penuaan Dini
11 Aug 2009
Sebuah studi menyebutkan, perceraian mempengaruhi derajat kesehatan seseorang. Peneliti menemukan bahwa hanya orang yang tetap bertahan dalam perkawinan yang bisa menghindari penyakit kronik.
Riset di Chicago yang melibatkan 8652 peserta usia 51-61 tahun menemukan bahwa perceraian meningkatkan risiko penyakit kronis misalnya kanker sebesar 20% dari pada orang yang tidak menikah.
Dr. Linda Waite, sosiolog di University of Chicago mengatakan bahwa perceraian merusak kesehatan akibat tekanan hidup dan stress karena berbagai isu, misalnya terkait pembagian harta atau hak asuh anak.
Sebaliknya, perkawinan yang langgeng cenderung meningkatkan derajat kesehatan. Pemicunya, pada pria karena perilaku hidup yang sehat berkat sokongan sang istri, dan pada wanita karena kondisi keuangan yang tetap terjaga berkat dukungan suami.
Anastasia de Waal, pengamat sosial mengatakan riset tersebut menggarisbawahi fakta bahwa perceraian saat ini merupakan kasus yang sangat umum, namun pengaruhnya tak hanya pada sisi emosional dan financial, tetapi juga kesehatan.
