qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
Home | Sitemap | FAQ Search :
Member Select
User ID
Password
Apakah olahraga jauh lebih efektif dibandingkan obat anti kolesterol ?
8 Sep 2009

Dalam sebuah laporan penelitian, kolesterol dalam tubuh merupakan sesuatu yang baik. Kolesterol dibutuhkan oleh membran sel dan produksi hormon, serta fungsi-fungsi lainnya. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, maka lemak juga akan berlebihan dalam darah kita. Pada usia 80-an, orang-orang menjadi sadar dan waspada untuk mengontrol kadar kolesterol mereka, misalnya dengan mengurangi konsumsi telur.

Tubuh akan membuat kolesterol apa yang dibutuhkannya, Oleh karena itu kadar kolesterol terkontrol secara otomatis. Namun, diet tinggi lemak trans dan lemat tersaturasi yang dimakan dari makanan tak sehat, kan mengganggu kemampuan tubuh dalam mengatur kadar kolesetrol tersebut.
Kadar kolesterol mencerminkan jumlah lemak yang dibawa melalui darah dengan lipoprotein yang berbeda. Jumlah tersebut digunakan sebagai ukuran untuk memprediksi risiko Anda terhadap penyakit jantung. Jumlah kolesterol total Anda tidak dapat menggambarkan setiap bagian seperti LDL, HDL, dan trigliserida.

HDL dianggap sebagai lemak yang baik karena HDL akan menyapu kelebihan lemak dan kolesterol dalam darah. Sedamgkan LDL merupakan lemak yang patut untuk diwaspadai karena LDL dapat menyebabkan plak pada dinding pembuluh darah. Penelitian terbaru memperlihatkan bahwa ukuran dari setiap partikel ini sangat penting. Oleh karena itu, makin besar kadar LDL dalam darah, maka pembentukan plak juga akan semakin tebal pada dinding pembuluh darah.

Para ahli menyerankan bahwa sangat penting dalam mengontrol LDL agar tidak berada di atas rentang normal karena untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Para dokter juga merekomendasikan kadar LDL agar di bawah 100 mg/dL, dan di bawah 70 mg/dL untuk orang – orang dengan faktor risiko yang lain. Trigliserid sebaiknya berada pada kadar di bawah 150 mg/dL, dan kolesterol HDL sebaiknya dijaga tetap tinggi yaitu di atas 40 mg/dL dan kurang lebih 60 mg/dL untuk kadar yang optimal.

Orang-orang dengan diabetes tipe dua atau menderita penyakit jantung harus lebih memperhatikan kadar kolesterol mereka, oleh karena itu dokter sering meresepkan obat-obat untuk kolesterol golongan statin. Pada dosis tertinggi, obat-obat tersebuyt mempunyai kemampuan untuk menurunkan kolesterol jahat LDL sebanyak 20-60% dalam beberapa bulan. Namun, apakah cukup hanya dengan obat-obat tersebut untuk mengontrol kadar kolesterol jahat ? Gaya hidup juga harus diubah. Diet sehat dan olahraga teratur harus diterapkan dengan baik dalam jangka panjang. Suplemen SOD merupakan pilihan terbaik untuk mencegah pmbentukan plak pada pembuluh darah yang dapat menyumbat pembuluh darah dan mengakibatkan serangan jntung dan stroke.
Apakah tampilan website menarik ?
Menarik
Kadang-kadang
Tidak menarik

View result
Copyright © 2008 by QVida. All Rights reserved     Disclaimer