MELATONIN : SUMBER AWET MUDA
8 Dec 2009
ScienceDaily (23 Juni 2009) – Melatonin bisa memperlambat laju penuaan. Sebuah tim di laboratorium Arago di Banyuls sur Mer (CNRS / Université Pierre et Marie Curie) menemukan bahwa perawatan berbasis melatonin bisa menunda tanda pertama penuaan pada hewan mamalia kecil.
Biasa disebut sebagai hormon awet muda, melatonin biasanya diproduksi oleh tubuh pada malam hari. Zat ini merupakan sejenis tanda biologis datangnya malam hari sehingga organisme mampu menyesuaikan diri sendiri dengan ritme pagi dan malam hari.
Di laboratorium Arago, Elodie Magnanou dan rekan kerjanya mempelajari efek jangka panjang melatonin pada Greater White-toothed shrew, sejenis mamalia kecil yang aktif di malam hari dan pemakan serangga. Di bawah kondisi normal, hewan ini menunjukkan tanda pertama penuaan setelah berumur 12 bulan, terutama melalui hilangnya ritme circadian (ritme per 24-jam) pada aktifitas normalnya. Dengan memberikan melatonin secara terus menerus, dimulai sejak sebelum berumur 12 bulan, munculnya tanda pertama penuaan tertunda setidaknya selama 3 bulan. Hal ini dianggap sesuai bila dikaitkan dengan harapan hidup hewan ini*.
Melatonin sekarang dikenal berperan memberikan beberapa manfaat. Di antaranya termasuk sebagai antioksidan, anti depresan, dan membantu mengobati penyakit susah tidur. Langkah selanjutnya untuk memahami cara kerja hormon ini pada proses penuaan, sehingga kemungkinan bisa digunakan pada manusia.
Hasil penelitian ini dipublikasikan di dala jurnal tanggal 15 Juni 2009.
* The Greater White-toothed shrew memiliki umur atau harapan hidup antara 12 sampai 18 bulan di alam bebas dan sampai dengan 30 bulan di dalam kandang. Pemeliharaan di dalam kandang tidak mengubah waku munculnya tanda penuaan yang pertama. Pemeliharaan itu hanyalah untuk memperpanjang umur.
