qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
Home | Sitemap | FAQ Search :
Member Select
User ID
Password
LEMAHNYA OTOT BERKAITAN DENGAN RESIKO ALZHEIMER PADA ORANG TUA
4 May 2010

Berdasarkan studi terbaru yang dilaporkan HealthDay News, orang tua dengan otot yang lemah mungkin memiliki peningkatan resiko terhadap penyakit Alzheimer.

Para peneliti pada Pusat Medis Universitas Rush di Chicago mengamati 970 orang tua (dengan umur rata-rata 80) yang tidak mengalami kepikunan saat masa awal studi. Para peserta penelitian ini melewati serangkaian evaluasi, termasuk uji fungsi kognitif dan kekuatan otot.

Selama pengamatan selama rata-rata 3.6 tahun, 138 peserta (14,2 persen) menunjukkan peningkatan gejala penyakit Alzheimer. Peneliti menemukan, mereka yang memiliki angka tertinggi pada uji kekuatan otot pada awal studi mengalami peningkatan gejala Alzheimer 61 persen lebih rendah daripada mereka yang angka uji kekuatan ototnya paling rendah.

Kaitan antara kekuatan otot dan Alzheimer tetap ada bahkan setelah para peneliti menghitung faktor lainnya, seperti indeks massa tubuh dan tingkat aktifitas fisik. Para peneliti juga menemukan bahwa otot yang lemah berkaitan dengan peningkatan resiko kerusakan kognitif secara perlahan sebagi tanda awal penurunan kemampuan kognitif.

“Secara keseluruhan, data ini menunjukkan kekuatan otot yang lebih baik berkaitan dengan penurunan resiko gejala Alzheimer dan kerusakan kemampuan kognitif secara perlahan. Data ini juga menggambarkan bahwa patogenesis atau perkembangan suatu penyakit secara umum terjadi akibat hilangnya kekuatan otot  dan kemampuan kognitif karena penuaan,” tulis penulis penelitian, Patricia A. Boyle dan rekan.

Walaupun alasan keterkaitan antara kekuatan otot dan resiko Alzheimer tidak diketahui, penulis penelitian mencatat bahwa ada sejumlah kemungkinan. Rusaknya mitochondria, yang memproduksi energi untuk sel-sel, bisa memberi kontribusi pada hilangnya baik itu kekuatan otot dan fungsi kognitif. Mereka juga menambahkan, kemungkinan kedua ialah penurunan kekuatan otot terbut bisa disebabkan oleh stroke atau gangguan sistem saraf pusat yang juga dapat mengungkapkan gejala subklinis penyakit Alzheimer.
Studi ini dipublikasikan pada edisi November jurnal Archives of Neurology.
Apakah tampilan website menarik ?
Menarik
Kadang-kadang
Tidak menarik

View result
Copyright © 2008 by QVida. All Rights reserved     Disclaimer