Tahukah Anda? Apa saja Faktor Penghambat Penyerapan Kalsium ?
31 Oct 2011
Penghambat Penyerapan Kalsium
Selain menguatkan tulang mineral, kalsium punya andil dalam menjaga berat badan, menyehatkan jantung, otot dan persarafan, meringkankan sindroma pramenstruasi, dan mencegah kanker kolon. Kalsium terkandung dalam susu dan produk olahannya, sayuran hijau, tahu, ikan teri, dan sebagainya.
Penyerapan kalsium dipengaruhi oleh jumlah zat lain dalam bahan pangan seperti fosfor, magnesium, lemak, protein, asam fitat, asam oksalat, vitamin D dan serat. Lebih lanjut dapat dijelaskan faktor pendorong dan faktor penghambat penyerapan kalsium. Faktor pendorong antara lain keberadaan vitamin D, protein, dan magnesium. Sedangkan faktor penghambat yaitu adanya asam fitat, serat, fosfat, lemak jenuh dan asam oksalat.
Apa saja penghambat penyerapan kalsium?
- Sodium atau natrium (garam) meningkatkan pengeluaran kalsium bersama urin, sehingga tidak optimal diserap tubuh.
- Obat jenis kortikosteroid menghambat penyerapan kalsium.
- Oksalat akan mendorong hilangnya kalsium dari dalam tubuh. Oksalat bisa dijumpai dalam bir,
susu kedelai, susu coklat, buah asam, lemon, anggur ungu, timun, seledri, terung, bayam, peterseli.
- Sulfat akan meningkatkan pengeluaran kalsium lewat urin.
- Fosfat atau fosfor, terkandung dalam soda dan makanan olahan.
- Serat tak larut juga dapat menghambat penyerapan kalsium.
- Alkohol menghambat enzim yang dapat mengaktifkan vitamin D, sehingga penyerapan kalsium terganggu.
- Merokok, stres, kurang olahraga membuat tubuh tidak efektif menyerap kalsium.