qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
qvida
Home | Sitemap | FAQ Search :
Member Select
User ID
Password

Penyempitan di Tulang Belakang
oleh Dr. Sandy Qlintang
Member id : 0000008

Pengalaman ini terjadi pada mertua saya sendiri, beliau mengalami nyeri dan kesemutan pada kedua tungkainya sejak 1-2 tahun lalu dan setelah diperiksa dokter ternyata ada penyempitan di tulang belakang (HNP = Hernia Nucleous Purposus).

Singkat cerita, beliau menjalani operasi HNP dan dilakukan pemasangan "pen" pada bagian tulang belakang. Yang menarik perhatian saya adalah proses penyembuhan yang dikatakan dokter akan memakan waktu minimal 2 minggu, namun dalam hari ketiga beliau sudah boleh pulang ke Indonesia (Operasi dilakukan di Singapura).

Pada hari kelima, beliau pergi ke dokter bedah di Indonesia untuk mengganti verband. Yang menakjubkan adalah dokter berkata tidak perlu dipasang verband lagi karena luka operasi sudah kering dan bagus. Puji Tuhan…. saya tidak tahu apakah ini ada hubungannya dengan konsumsi Glisodin yang saya berikan kepada beliau sejak 6 bulan terakhir (setiap pagi minum 2 kapsul) atau bukan.

Namun, saya agak penasaran dan ingin mencari literatur ilmiah yang bisa menjelaskan peran Glisodin dengan peristiwa ini. Kebetulan sewaktu saya mengikuti seminar stem cell Internasional, saya melihat salah satu presentasi pembicara yang menjelaskan bahwa fungsi stem cell berkaitan erat dengan proses penyembuhan, dimana stem cell ini akan segera menuju tempat luka dan akan melakukan proses perbaikan. Yang menarik lagi adalah bahwa SOD (Glisodin) dapat terus mempertahankan fungsi stem cell tetap optimal sehingga sangat membantu proses penyembuhan luka.

Berikut literatur yang saya cuplik :
 
In the (ordinally) first of the two papers, Pan et al. demonstrate that BMP and E-cadherin signaling from ovarian niche cells declines with age, and that boosting the level of BMP secreted by niche cells can slow ovarian GSC aging. The authors also show that expression of the antioxidant enzyme SOD, either in niche cells or in stem cells themselves, also slows the rate of functional decline. I find this result less surprising, as oxidation is widely thought to influence aging, though it is worth keeping in mind that stem cell-intrinsic factors are also relevant to aging (for an example in human stem cells, see our earlier post Sucking the life out of marrow).
 
Literatur di atas menjelaskan bahwa antioksidan enzim SOD, selain berada dalam stem sell juga berada dalam sel niche (tempat anatomi spesifik yang mengatur bagaimana stem cell sebagai bagian dari kumpulan dalam generasi jaringan, perbaikan dan pemeliharaan), selain itu juga memperlambat kemunduran fungsi sel.

Salam,
Dr. Sandy Qlintang
0000008
 
Apakah tampilan website menarik ?
Menarik
Kadang-kadang
Tidak menarik

View result
Copyright © 2008 by QVida. All Rights reserved     Disclaimer